Just another WordPress.com weblog

Sebuah Awal Yang Belum Berakhir

Dini hari. Senin, 26 okt 1987 bertepatan dengan 03 rabiul awal 1408.
Tangis pertama ku sebagai pelepas lelah ibuku & dan juga sebagai pertanda usai sudah pertarungan hidup matinya, lelehan air bening di kedua kelopak matanya, ibarat air di padang pasir setelah kemarau penantian yang kurang dari setahun, sebelas bulan tepatnya.
Aku…
Dititipkan oleh sang pencipta pada dua insan yang telah membina suatu ikatan suci secara sah yang mana keduanya sama-sama bekerja sebagai pahlawan tanpa tanda jasa di sebuah perkampungan udik yang jauh dari hiruk pikuknya kota, dan juga dengan keadaan perekonomian yang kurang kaya,tidak miskin tapi sederhana.
Indahnya masa itu…
Tapi sayang…
Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, kebersamaan ini pun usai sudah. Ketika saat nya tiba, disaat usia wajib belajar tiba dan saingan pertama ku menghirup udara pertamanya… aku di asingkan,
Terpisah dari sebuah kebersamaan
Terbuang dari sebuah kesatuan
Aku dikirim ke kota, ketempat mertua ayahku dan orang tua dari ibuku,
Tempat dimana, banyak orang menganggap sebagai pusat peradaban dan juga sebai tempat dimana kehidupan untuk pulau ini bermula… hmmmm..
Dan hari-hari berikutnya kulalui disana, disebuah rumah beratapkan rumbia yang hanya berjarak 15 m dari jilatan terakhir pecahan ombak laut, rumah yang direnovasi secara gratis oleh pemerintah setempat karena merasa sangat jelek di perkotaan.. hehehehe…
Dan disini lah aku mulai merasa berpendidikan dan didik oleh lingkungan juga dan teempat ku pertama kali nya bermain bersama insan-insan yang baru dalam sejarah perjalanan hidup ku..
Pertama kalinya ku kecap pendidikan yang terstruktur di sebuah taman kanak-kanak yang cukup modren di kota itu, ya… aishyiah bustanul atfal namanya, yang berslogan tempat bermain dan belajar. Di tempat ini juga aku mulai beradaptasi,bermain dan belajar secara tersistematis bersama teman-teman yang juga baru ku kenal, insan yang bahkan dalam mimpi sekalipun belum pernah terlintas untuk berjumpa dengan mereka.
Tak lama waktu berselang, cukup 2 tahun…yaaaa, 2 tahun 8 bulan tepatnya usai sudah masa belajar dan bermain berganti dengan wajib belajar 9 tahun.
3 tahun pertama kulewati dengan sistim pendidikan yang masih bernuansa bermain & belajar,
3 tahun brikutnya dengan belajar dan mengurangi bermain dengan kepadatan jadwal ekstrakurikuler dan banyak nya program les yang harus di tempuh, hmmmm… 6 tahunitu ku lewati dengan di sekolah swasta muhammadiah yang berslogan amar makruf nahi mungkar…
3 tahun berikutnya aku tersesat di sebuah pusat belajr yang sistim satu-satu nya di kota ku yang berbasis teknik tapi masih setara dengan sekolah lanjutan tingkat pertama. SLTP N 6 tspi lebih tenar dengan sebutan ST (sekolah teknik).
Tapi sayang sembilan tahun belum cukup untuk semua nya, ternyata masih ada tambahan 3 tahun lagi yang mesti dijalani, ya…. Lagi-lagi masih bergelut dalam pusaran keteknikan dengan dalih agar lebih mendalami yang telah dimulai. Ku kayuh sepeda federal bututku selama tiga tahun menuju lembaga pendidikan yang mana siswa nya berpikir dan menerima segala sesuatu sesuai dengan apa-apa yang telah menjadi piliha nya. Di tempat itu, segala macam kenakalan remaja kukenal mulai dari tauran, bolos, dan lain sebagainya. Ya.. lembaga itu, SMK N 1 terpadu namanya. Lembaga dimana banyak momen indah dan pelajaran bermakna tentang sebuah awal dari pilihan yang kelak menjadi sebuah tujuan hidup kedepan.
Tapi sayang setelah menyelesaikan study di SMK itu, sebuah kenyataan pahit bahwa keinginan hanya tinggal keinginan, dimana sebuah mimpi hanya akan tetapa menjadi mimpi, ternya aku masih diasingkan lagi di tempat yang lebih jauh dari yang pernah terjadi sepanjang hidup ku….
Hingga kini aku masih disini bahkan sampai tulisan ini tertorehkan disini, di tempat yang paling terasing buat ku tempat dimana sebuah jati diri ku temukan dan juga tempat bias-bias makan hidup mulai mewarnai hidupku yang kelam…. Tempat ini…. Tempat kuliah ku… universitas medan area..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s